Cara Menghitung Profit Toko Online sampai ke HPP dengan Benar
Banyak seller merasa tokonya ramai, tapi bingung kenapa uang di rekening tidak sebanyak yang dibayangkan. Penyebabnya sering sama: yang dilihat hanya omzet, bukan profit bersih. Padahal keduanya sangat berbeda.
Omzet bukan keuntungan
Omzet adalah total penjualan sebelum dipotong biaya apa pun. Keuntungan bersih baru terlihat setelah semua biaya dikurangi. Tanpa perhitungan yang benar, kamu bisa merasa untung padahal sebenarnya tipis atau bahkan rugi.
Komponen biaya yang wajib dihitung
- HPP (Harga Pokok Penjualan): modal produk yang terjual.
- Biaya marketplace: komisi, biaya layanan, dan program gratis ongkir.
- Ongkos kirim yang kamu tanggung, jika ada.
- Biaya iklan dan promosi di dalam maupun luar marketplace.
- Biaya operasional lain seperti kemasan dan tenaga kerja.
Rumus sederhana profit bersih
Profit bersih = Omzet - HPP - biaya marketplace - ongkir ditanggung - biaya iklan - biaya operasional. Dari sini kamu juga bisa menghitung laba kotor, yaitu omzet dikurangi HPP saja, untuk melihat margin dasar produk.
Kenapa perlu dihitung per produk dan per channel
Margin tiap produk berbeda, dan biaya tiap marketplace juga tidak sama. Dengan melihat profit per produk dan per channel, kamu bisa tahu produk mana yang benar-benar menguntungkan dan channel mana yang paling efisien.
Otomatiskan lewat laporan
Menghitung manual di spreadsheet melelahkan dan rawan salah. Laporan yang menghitung HPP dan biaya secara otomatis akan menampilkan laba kotor dan profit bersih tanpa repot, sehingga keputusan bisnis bisa diambil lebih cepat.
Kesimpulan
Tahu angka profit yang sebenarnya adalah pondasi bisnis yang sehat. Jangan sampai sibuk mengejar omzet tapi lupa margin. OmniToko menyediakan Data Laporan dengan perhitungan profit presisi sampai ke HPP. Coba gratis di app.omnitoko.com.